Kamis, 19 Agustus 2010


Ku berkata kapada kalbuku saat direda rasa takut yang mengejukan,”
Maka bergembiralah, karena hal yang kau takuti adalah Dosa
Kebaikanku yang tanpa pada pebuatanku adalah dosa-dossa
Maka katakanlah kepadaku, bagaimana aku harus meminta maaf

Walaupun aku jauh dari temanku atau sahabatku,“
Laksana Bumi dan Langit
Ku akan meminta maaf atas dosa-dosaku
Aku akan jawab seruan dan panggilan suaranya
Jika dia memakai pakaian yang indah,“
Laksana Rembulan dan Bintang yang menerangi ke gelapan malam
Maka aku tidak akan mengatakan,“
Seandainya aku diberi pakaian yang bagus dari yang ia pakai
„Karena kebaikan itu selalu Abadi, walaupun itu dilakukan sekali
jika kelakuanku yang baik semata adalah dosa-dosa yang lama( dahulu )”
dan tidak adil jika kita menginginkan orang lain sangat sempurna, sementara kita sendiri tidak sempurna
barang siapa yang bisa kita terima semua sikap hidupnya…..? “
cukuplah seseorang itu dikatakan mulia bila kejelekkannya bisa dihitung

dan tak pernah kita tinggalkan orang yang tidak pernah kita cela
memangnya ada orang bersopan santun dengan sempurna……..”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar